Pengaduk Lambat (Flokulasi)

Flokulasi adalah suatu proses yang bertujuan untuk menggabungkan flok-flok kecil dimana titik akhir pembentukannya terjadi pada bak pengaduk cepat agar ukurannya menjadi lebih besar sehingga dapat mengendap. Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan proses flokulasi, sebagai berikut:

  • Karakteristik flokulasi dan kualitas air baku
  • Proses pengolahan dan kualitas hasil pengolahan
  • Headloss yang tersedia dan variasi debit. Bila headloss tidak tersedia, maka flokulasi hidrolis tidak memungkinkan dan pemakaian flokulator mekanis diperlukan.
  • Pemilihan inlet tangki, yang biasanya satu pipa di setiap tangki atau bila memakai inlet dalam jumlah lebih dari satu harus diperhatikan keadaan hidrolik tiap tangki flokulator. Perencanaan inlet bisa menggunakan weir berelevasi sama atau orifice dilengkapi isolation valve atau gate valve. Namun beberapa permasalahan dalam menggunakan weir, yaitu:
    •  Inlet channel harus cukup besar untuk menjaga elevasi permukaan air sepanjang tangki.
    • Suspended Solid terakumulasi di saluran sehingga kecepatan menurun.
    • Penurunan ketinggian muka air pada saluran akan menyebabkan perubahan flow rate pada weir. Untuk penggunaan orifice, terdapat beberapa keunggulan dibandingkan dengan sistem weir, yaitu :
      • Flow rate tidak dipengaruhi penurunan elevasi muka air pada sisi influen saluran atau influen yang lain.
      • Ukuran dari saluran inlet lebih kecil dengan kecepatan aliran berkisar antara 0,6 – 0,9 m/dt.
      • Hanya akan terjadi sedikit pengendapan suspended solid bila kecepatan aliran meningkat.
  • Kondisi lokal dan kesesuaiannya dengan unit pengolahan yang ada dan biaya.Pengaduk lambat digunakan dalam proses flokulasi dengan beberapa alasan, antara lain:
    • Memberi kesempatan pada partikel-partikel flok kecil yang sudah terkoagulasi untuk bergabung membentuk flok-flok yang ukurannya semakin lama semakin besar.
    • Memudahkan flokulan untuk mengikat flok-flok kecil menjadi suatu ikatan flok yang ukurannya makin besar.
    • Mencegah pecahnya flok yang sudah terbentuk.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s